respect

Cinta, Menghargai dan Membutuhkan

Banyak yang terjadi dalam hidup saya dalam satu minggu ini, dari mengirimkan kendaraan roda tiga keliling jawa tengah sampai ke ujung jawa untuk memperingati sesuatu, keracunan makanan yang dilanjutkan demam tinggi, dikunjungi salah satu rekan bisnis dari Singapore, berpisah dengan Scott Tea dan Jaani yang diadopsi pasangan muda di Kotagede, sampai menghadapi mimpi buruk yang terulang kembali, ya.. Pupi, my greatest buddy, sakit lagi. Kejangnya kambuh, air liurnya mengental, ototnya keras, menghancurkan perasaan orang – orang yang sangat menyayanginya (Pupi, get well soon ya) … Selama beberapa hari belakangan ini pula saya hanya pergi dan meninggalkan tempat tidur ketika saya harus beraktivitas. Banyak pekerjaan yang tertunda, komunikasi yang tidak terjalin dengan baik, dan pikiran – pikiran yang mengganggu batin saya. Ya.. selama satu minggu ini juga saya tidak bisa melakukan meditasi rutin yang biasa saya lakukan 20-30 menit tiap harinya. Sehingga ketenangan yang biasanya dapat membantu saya untuk memblokade pikiran, hawa nafsu, kemarahan, dan bisikan – bisikan jahat itu terasa sangat mengganggu. Baru pada hari ke-5, saya mulai sedikit bisa merasakan nafas yang berangsur – angsur normal, keringat yang mulai tidak dingin lagi, dan pandangan yang kembali jelas.  Semuanya menjadi lebih baik pada hari ke-6, saya mendapat telepon di pagi hari dari seorang teman dekat yang mengajak untuk berbincang dan menanyakan kabar. Sebuah bentuk perhatian yang sangat saya hargai. Dari situlah, tenaga saya berangsur – angsur pulih. Sehingga sore harinya, saya memutuskan untuk melakukan beberapa hal.

Singkat kata, setelah menguatkan diri melakukan beberapa aktivitas, perut saya yang lapar ini tidak bisa berkompromi lagi. Selera makan yang mulai tinggi menyeret tubuh saya untuk pergi ke sebuah restoran Vegetarian di Jl. Parangtritis. Nama restoran tersebut adalah MILAS, singkatan dari Mimpi Lama Sekali. Biasanya tempat ini sangat penuh dengan wisatawan asing sejak Jumat malam – weekend selesai, namun mungkin karena sedang hujan dan cuacanya sangat enak untuk tidur, restoran ini sedikit lebih sepi ketika saya datang (yippyyy… maaf ya teman – teman di Milas, bukannya saya ingin restoran kalian sepi, tapi sekali – kali pengen menikmati suasana yang lebih tenang di sini. hehehe… )

Suasana yang teduh, layunan musik asing yang tenang dan menghanyutkan, sendirian, dan ditemani suara hujan deras yang mengguyur. Secara tidak sadar, otak dan perasaan saya mengajak jiwa saya untuk berdiskusi tentang hubungan asmara (relationship) antara pria dan wanita. Kembali teringat suatu percakapan dengan seorang teman saya, dimana ia berkata bahwa pria dan wanita, baik ketika pacaran maupun sudah menikah, membutuhkan sebuah hal yang pasti bagi masing – masing. Pria butuh dihargai, dan wanita butuh diinginkan. Ucapan tersebut sangat masuk akal dan sesuai dengan logika semua gender. Seorang pria akan senang apabila hasil jerih payahnya dihargai oleh pasangannya, begitu juga wanita akan senang apabila pria menginginkan wanita tersebut berada untuk mendampinginya kapanpun dia berada. Namun ketika peran itu dibalik, apakah wanita tidak sebutuh itu untuk dihargai dan pria tidak sebutuh itu untuk diinginkan ? Hmmm… Tidak ada jawaban pasti yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Semua tergantung dari kisah cinta masing – masing pasangan dan kepribadian masing – masing orang. Namun ada baiknya kita mempertimbangkan beberapa hal yang pantas / tidak pantas untuk diucapkan maupun dilakukan demi pasangan kita. Mari kita lihat contohnya satu per satu.
 
1. Pria butuh dihargai
Ini adalah hal mutlak yang tidak dapat dipungkiri. Semua pria butuh dihargai oleh pasangannya. Ketika seorang pria telah sungguh – sungguh jatuh hati dan menyayangi seseorang, rasa tanggung jawabnya akan muncul. Ia akan melakukan segalanya untuk memastikan pasangannya dan (nantinya) keluarganya tetap hidup dan berkecukupan, bahkan itu berarti mengorbankan dirinya sendiri. Setelah hidup dan berkecukupan, seorang pria akan selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan sekunder pasangannya, dan membuatnya bahagia. Sebenarnya sangat sedikit pria dewasa yang mengejar harta demi dirinya sendiri, tentu terkecuali pria yang sudah terobsesi dengan wanita lain, tahta, atau kekuasaan :) Hi ladies, pria dewasa tidak butuh Anda menyatakan secara langsung bahwa ia hebat atau keren. Tapi jika Anda berbesar hati untuk melakukannya, pastikan Anda melakukannya dengan segenap hati, karena pria tahu kapan Anda berbicara benar ataupun sekedar berbicara basa – basi. Ucapan Anda sangat berarti bagi pria, karena itu berarti Anda membuatnya bisa berbangga atas kerja keras dan jerih payah yang ia lakukan untuk Anda. Singkat kata, if you want to win a man, respect him and do it with honesty. Don’t hold back.
 
2. Wanita butuh dihargai
Siapa bilang wanita butuh diinginkan saja dan tidak begitu mementingkan penghargaan ? Jika hal ini benar, tentu saja tidak ada yang namanya perjuangan emansipasi wanita. Hehe. Semua wanita sama inginnya untuk dihargai dengan lelaki, walaupun porsinya tidak sebesar lelaki. Karena kebanyakan wanita nantinya ditakdirkan untuk mengurus internal keluarga dan menjaga rumah, maka seringkali orang mengatakan bahwa wanita lebih mementingkan untuk diinginkan daripada dihargai. Bagi saya, mengurus anak – anak, suami, dan rumah bukanlah sebuah pekerjaan mudah. Sehingga tidak ada salahnya kita memuji mereka, mengatakan dengan tulus bahwa pekerjaan mereka adalah pekerjaan yang mulia dan mereka melakukannya dengan sangat baik. Tidak ada wanita yang tidak senang dihargai. Apa lagi contohnya? Kebanyakan wanita suka diperlakukan dengan gentle dan tidak kasar, hal tersebut sangat erat hubungannya dengan menghargai. Contoh lain lagi? Apakah hati wanita lebih suka jika dibilang “Kamu cantik” atau “kamu pintar” ? Ya, it depends. Namun “kamu cantik” adalah kata – kata yang sangat penting karena itu menandakan Anda menghargai mereka karena mereka sangat merawat dan menyayangi wajah serta tubuh mereka :) Hal serupa terjadi pada wanita karir, jika Anda wanita karir, apakah Anda merasa puas jika boss Anda bilang bahwa pekerjaan Anda baik dan gaji Anda dinaikkan?  Tentu!
 
3. Pria butuh diinginkan
Nah, apa pria butuh diinginkan? Jawabannya, tentu iya (bukannya jablay yaaa.. ) namun semua pria akan bahagia jika diantara ketidaksempurnaan-nya Anda tetap menginginkan dia. Apa contohnya ? Seorang pria akan berjuang keras sampai ia mendapatkan Anda, sampai – sampai munculah istilah Love is a Battlefield. Ini membuktikan bahwa seorang pria melakukan hal tersebut karena ia butuh Anda untuk menginginkannya – dan tentu juga Anda akan senang karena diinginkan olehnya. Contoh lain.. hmm… coba Anda meminta tolong kepada pacar atau suami Anda, alih – alih bersikap mandiri atau tidak butuh bantuannya. Jika mereka benar – benar menyayangi Anda, mereka akan sangat bahagia untuk melakukannya demi Anda. Semua ini bukan karena Anda menghargai dia atau Anda dapat melakukannya sendiri, namun karena Anda menginginkan dia yang melakukannya untuk Anda. Percayalah, pria butuh hal – hal seperti ini. Walaupun Anda adalah keturunan miliarder terkaya sedunia-pun, seorang pria dewasa akan berjuang dan berdiri dengan kakinya sendiri untuk menafkahi Anda dan memberikan segalanya sesuatunya untuk Anda. Mintalah dengan tulus dan penuh pengertian.. ucapkanlah.. dan biarkan ia tahu bahwa Anda menginginkannya berada di sana untuknya. Perlu bukti lain ?

Seorang pria akan baik – baik saja jika Anda membicarakan pria lain, namun jangan sekali – kali Anda membandingkan-nya dengan pria lain, atau mencoba untuk mencari perbandingan dengan orang lain. Hal ini sangat tidak menghargai, dan pria akan merasa bahwa Anda tidak puas dengan dirinya. Alih – alih mengaguminya, Anda malah menginginkan sesuatu yang dimiliki oleh pria lain. Pria, walaupun lebih menutupi perasaannya dan berusaha untuk tidak marah, akan cenderung diam ketika kecewa dan kekecewaan ini karena Anda masih melakukan hal tersebut. Ketika melakukan ini, bayangkanlah perasaan Anda ketika pasangan Anda melirik – lirik, mengagumi, atau memuji – muji wanita lain di depan Anda. Mulut Anda mungkin berkata “biasa saja atau biarkan saja..” tapi perasaan Anda tidak bisa dibohongi :) Walaupun begitu, pria juga cenderung lebih cepat melupakan masalah ini, berbeda dengan wanita yang akan terus larut dan mengingat kejadian serupa. Jadi, mulailah untuk berani menyatakan Anda menginginkannya dan membutuhkan bantuannya.
 
4. Wanita butuh diinginkan
Ini adalah hal mutlak lainnya yang perlu diingat para lelaki. Khususnya yang sudah punya pacar atau istri. Seorang wanita selalu butuh untuk diinginkan, dalam kondisi apapun, mereka membutuhkan Anda untuk memperhatikannya. Separah apa sih? Mari kita ambil contoh dari seorang wanita yang niscaya nya seorang ibu, ketika kamu kecil, pernah tidak Anda ditanya “Siapa wanita paling cantik?”, dan kemudian Anda menjawab “Ibu” atau “Mama”. Seorang Ibu akan sangat bahagia jika anaknya menjawab dengan bangga bahwa merekalah yang paling cantik. Ini bukan sebuah bentuk penghargaan, tapi sebuah bukti bahwa anaknya menyayangi dan selalu menginginkan ibunya :) Contoh selanjutnya?

Setelah beranjak dewasa dan Anda sudah mulai punya pacar, orang – orang tidak lagi menanyakan “Siapa yang paling cantik?” tapi lebih mengarah ke “Kamu sudah punya pacar / istri?”, “Seperti apa dia?”, “Cantik nggak?”.. Bayangkan jika Anda menjawab tidak cantik / biasa saja, itu sebuah kesalahan fatal, dude. Dan jangan sampai terdengar oleh dia ya, karena bakal melukainya sepanjang hidup. Ingat, cantik itu bukan hanya dari fisik, jadi jika Anda sudah memilih dia, pastikan dia adalah wanita tercantik yang ada dalam hidup Anda, dan jangan malu untuk mengakuinya di depannya :)

Ketika Anda mempunyai pacar dan salah satu teman Anda bertanya kepada Anda “Siapa yang paling cantik di kampus?”, jawablah bahwa pasangan Anda yang paling cantik, karena itu berarti Anda telah memilih orang yang paling Anda inginkan untuk menjadi sosok cantik dalam hidup Anda. Jangan berkata sejujurnya (by physical appearance), karena hal itu hanya mendatangkan keburukan bagi hubungan kalian dan tidak ada untungnya bagi Anda. Percayalah, wanita butuh Anda menghargainya dengan kata – kata (dan tentu saja tindakan yang nyata) karena perasaan mereka butuh untuk dikuatkan dengan kata – kata Anda.

 

Nah, bagi saya sendiri, perbedaan antara menghargai (respect) dan membutuhkan (need) itu sangatlah tipis. Intinya, semua orang, terutama dalam hal ini pasangan, sama – sama sangat butuh untuk dihargai dan diinginkan. Menghargai lebih mengacu kepada logical (pemikiran) sehingga hal ini kerap dikaitkan dengan kebutuhan pria, sedangkan menginginkan/ingin (need) lebih mengacu kepada feeling (perasaan) sehingga hal ini kerap dikaitkan dengan kebutuhan wanita. Dalam suatu hubungan, segalanya butuh untuk diseimbangkan dan tentunya porsi keseimbangan ini sangatlah dinamis tergantung kepada serumit apa hubungan Anda dan pasangan Anda. By the way, apa yang saya tulis ini belum tentu sama dan disetujui oleh semua pria. Tulisan ini berdasarkan diri saya sendiri dan tipe lelaki INFJ, dimana tidak banyak orang dengan tipe kepribadian yang sama dengan saya. Semoga berguna ya, terutama berbagi pengalaman dengan sesama INFJ dan tentunya bagi wanita – wanita yang punya pacar, suami, atau yang sedang berusaha memahami tipe pria seperti saya ! ;)

 

With love,

Bobb

 

 

Facebook Comments

comments